Jumat, 05 Februari 2016

PENINGKATAN MUTU PRODI MANAJEMEN DAKWAH

                 

                             
Pipir Romadi, S.Kom.I

(Pendamping Mutu Prodi Manajemen Dakwah UIN Sultan Syarif Kasim Riau)

Manajemen Dakwah mempunyai harapan besar untuk menjadi salah satu program studi yang diperhitungakan di UIN Suska Riau karena kualitas dan mutunya. Harapan ini tidaklah akan terwujud tanpa adanya dukungan dan kerjasama antara pihak-pihak terkait, yaitu Pimpinan Prodi, Pendamping Mutu Prodi, Dosen dan Mahasiswa Manajemen Dakwah itu sendiri, terlebih dari kemampuan dan kecekatan dari pimpinan prodi dalam melakukan pengelolaan.
Program Studi Manajemen Dakwah masih terbilang muda secara administrasi mulai ada sejak tahun 2002 tepatnya pada tanggal 29 April, jadi perlu dilakukan pembenahan secara administrasi, seperti pembenahan kurikulum, dan sistem pelayanan akademik yang lebih mengedepankan keprofesionalan dan keefektifan. Manajemen Dakwah yang saat ini sudah berakreditasi A tentunya harus bekerja keras untuk mempertahankan dan mempertanggungjawabkan hasil itu dengan menampilkan mutu dan kualitas yang baik.
Untuk kurikulum Prodi Manajemen Dakwah  telah mengalami beberapa kali review hingga review terakhir dilakukan pada tahun 2013, dengan menghasilkan keputusan bahwa Prodi Manajemen Dakwah memiliki 3 Konsentrasi diantaranya, Konsentrasi Manajemen Kelembagaan Dakwah, Manajemen Haji, Umrah dan Wisata Agama dan Konsentrasi Manajemen Zakat dan Wakaf. Tentunya harapan kita bersama bahwa dengan diterapkan konsentrasi ini mahasiswa Manajemen Dakwah akan memiliki kemampuan keilmuan yang lebih spesifik dan lebih professional dalam bidang konsentrasi ilmu yang ditekuninya. Jika hal ini sudah terlaksana maka Prodi Manajemen Dakwah akan menghasilkan para sarjana yang siap di pakai di masyarakat dan stakeholder.
Dari segi pelayanan akademik tentunya kita semua berharap mendapatkan pelayanan yang memuaskan dengan hasil solusi dan jawaban dari permasalahan. Pelayanan akademik ini tidak saja pelayanan secara administrasi kepada mahasiswa tetapi pelayanan terhadap dosen-dosen Prodi Manajemen Dakwah. Dari unsur  Dosen juga diharapkan untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya diri yang memadai dari bidang keilmuannya, sehingga dapat melakukan transfer ilmu dengan maksimal dan terbarukan.
Harapan kedepannya semoga Prodi Manajemen Dakwah menjadi Program studi yang mampu bersaing dengan prodi-prodi lain yang berada dilingkungan UIN Sultan Syarif Kasim Riau secara khusus dan di Kancah Nasional pada umumnya, mengingat bahwa persaingan semakin ketat. Prodi Manajemen Dakwah saat ini sudah ada hampir di 30 perguruan tinggi di Indonesia, untuk di Riau sudah ada 2 di UIN Suska Riau dan STAIN Bengkalis di Sumatera sudah ada 9 perguruan tinggi yang memiliki prodi Manajemen Dakwah. Kita semua berharap visi Manajemen Dakwah untuk “Menjadi Prodi Manajemen Dakwah yang Profesional, Unggul dan Kompetitif dalam Bidang Manajemen dan Pengelolaan Lembaga Dakwah secara Integratif pada Tahun 2020” terwujud.






Selasa, 19 Januari 2016

KEMAH WISATA PUNCAK LAWANG SUMBAR MD UIN SUSKA RIAU



SUMBAR-Setelah menyelesaikan UAS (Ujian Ahir Semester) Jurusan Manajemen Dakwah UIN SUSKA RIAU  melakukan kemah Wisata ke Puncak Lawang yang berada di Provinsi SUMBAR (Sumatra Barat), dalam rangka menjalin tali Silaturrahmi lebih dekat antara Pengurus Jurusan dengan Mahasiswa Manajemen Dakwah, yang diikuti oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Kajur, Sekjur, Bendahara dan Pendamping mutu Manajemen Dakwah UIN SUSKA RIAU.

Perjalana yang sengat mengasyikkan itu dimulai dari KAMPUS UIN SUSKA RIAU pukul 21.00 Jumat malam 15/01/16  langsung menuju Puncak Lawang SUMBAR, dengan mengunakan mobil Bus milik UIN SUSKA RIAU.

Setelah sampai di Puncak Lawang SUMBAR 08.24 Sabtu pagi seluruh anggota wisata MD takjub melihat keindahan alam dan memuji ke kuasaan Allah swt, tak sedikit yang langsung mengeluarkan hp dan camera untuk berselfi di atas puncak gunung yang dimanakan Puncak Lawang tersebut.

Saat siang tiba anggota kemah wisata mengarahkan perjalanan ketempat permainan yang sangat menguji mental yaitu permaianan Flying Fox, beberapa orang mahasiswa tak sanggup melakukan permainan itu.


Kemeriahan terus berlansung dimalam hari tepatnya malam minggu para anggota kemah membakar Jagung dan membuat api unggun yang diiringi dengan nyanyian santai dengan gitar yang menambah keindahan malam itu.

Dipagi hari yang cerah dipuncak lawang minggu 16/01/16 perjanan diarahkan ke Bukit Tinggi, dalam perjalanan tempat-tempat Wisata ternama di Bukit Tinggi langsung dikunjungi oleh anggota kemah yaitu Jam Gadang Bukit Tinngi, Lobang Jepang, dan Air Terjun Harau yang membuat kemeriahan perjalanan kemah Mahasiswa MD.


Setelah puas dengan mengunjungi tempat Wisata mereka baru pulang ke Riau di kampus UIN SUSKA RIAU pukul 23.16 Minggu malam.(gemadakwah-online)